pasfmpati.com, Pati Juwana : Seorang pemuda meninggal dunia, di selokan jalan tepat di perempatan Dukuh Gadungan Desa Sejomulyo Kecamatan Juwana, Jumat dinihari (29/12/2023). Diduga pemuda yang menjadi korban pengeroyokan hingga meninggal dunia itu bernama Vendri Arianto. Korban berusia 25 tahun warga Desa Sembaturagung Kecamatan Jakenan.
Menurut seorang warga bernama Dompu, saat ditemukan jenazah Vendri penuh luka di bagian kepala. Saat ditemukan korban mengenakan kaos lengan panjang hitam dan celana jean levis panjang.
“Penemuan itu sekitar pukul 2.00 dinihari. Awalnya jasad korban pengeroyokan berada di dalam got. Namun oleh teman para pelaku diangkat dan diletakan ke samping sebuah bangunan kosong,” terangnya.
Kades Sejomulyo Kecamatan Juwana Hardi mengatakan, dia mendapat informasi dari warganya sekitar pukul 3.00 dinihari, beberapa saat sempat terjadi cekcok antara 3 pemuda Desa Sejomulyo dengan 3 pemuda warga Desa Sembaturagung, yang berawal dari saling ejek. Saat setibanya di lokasi sudah ditemukan korban yang kondisinya sudah meninggal dunia.
“Di saat saya sampai di lokasi korban sudah berada di tempat diketemukannya oleh warga. Menurut informasi yang diterimanya kejadian itu berawal dari pertengkaran di antara korban dan pelaku,” kata Hardi.
Pasca kejadian itu, kata Kades Sejomulyo, polisi menangkap dan mengamankan tiga warganya yang diduga pelaku pengeroyokan hingga berujung korban warga Dukuh Galmalang Desa Sembaturagung Kecamatan Jakenan, meninggal dunia.(*)

19 Agustus 2026
Pati, Kota; Pemkab Pati menjadikan Pesta Rakyat sebagai momentum melestarikan budaya wayang dan tradisi syukuran daerah. Kegiatan Selametan Agung digelar…


