pasfmpati.com, Pati Dukuhseti: Ketegangan terjadi di Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Kamis sore, melibatkan warga, polisi, dan sopir truk. Aksi ini dipicu oleh blokade jalan Pati-Jepara atau Tayu-Puncel yang dilakukan warga setempat.
Menurut warga Suyoto, tindakan blokade ini dilakukan karena kondisi jalan yang rusak semakin membahayakan. “Kerusakan jalan sering menyebabkan kecelakaan hingga korban meninggal dan kendaraan terguling akibat kubangan,” ujar Suyoto.
Warga geram karena truk tambang dengan muatan berlebih terus melintasi jalan, memperparah kerusakan yang ada. Blokade dilakukan dengan menutup jalan menggunakan batu, ban bekas, dan pohon pisang di titik strategis.
Polisi dari Polsek Dukuhseti bersama personel Koramil berupaya membuka blokade untuk menghindari kemacetan lalu lintas. “Tindakan anarkis seperti ini harus dihentikan agar ketertiban umum tetap terjaga,” kata Kapolsek AKP Ali Mashuri.
Setelah polisi menyingkirkan batu, ban bekas, dan pohon pisang, lalu lintas di jalur tersebut kembali normal. Warga pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib, meskipun tuntutan mereka masih belum dipenuhi oleh pihak berwenang.(*)

28 Mei 2026
Pati, Kota; Anggota DPR RI Firman Soebagyo menanggapi sorotan publik tentang melemahnya fungsi pengawasan dewan akhir-akhir ini. Menurutnya, DPR tetap…


