pasfmpati.com, Pati Juwana; Belasan warga Desa Ketitangwetan Kecamatan Batangan mendatangi Kantor ULP PLN Juwana mengeluhkan pelayanan listrik. Mereka mengeluhkan listrik di 3 RT padam setelah salat tarawih, mengganggu aktivitas sahur.
Perwakilan warga, Sugito, mengatakan laporan warga ke PLN tidak ditanggapi, sehingga mereka datang langsung. Warga berharap PLN segera menangani masalah ini demi kenyamanan selama Ramadan.
“Pemadaman terjadi setiap malam selama beberapa jam,” jelas Sugito. “Akibatnya, warga kesulitan beraktivitas dan harus sahur dalam kondisi gelap.”
Manager PLN ULP Juwana, Achmad, merespon keluhan warga Ketitangwetan terkait ketidaknyamanan layanan listrik. Dia bertemu Kades Ketitang Wetan, Ali Munthoha, di kantor desa untuk menjelaskan kejadian padam dan tindak lanjut.
Sebagai penanggung jawab PT PLN ULP Juwana, Achmad menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Ia menjelaskan, pemadaman terjadi akibat lonjakan pemakaian beban selama Ramadan.
“Hari ini tim PT PLN Juwana menindaklanjuti masalah ini dengan meningkatkan kapasitas trafo,” ujar Achmad. “Diharapkan lonjakan beban listrik aman sehingga warga dapat melaksanakan kegiatan malam hari.”
Saat ini, tim PT PLN Juwana masih terus berproses untuk memastikan tidak ada kendala lebih lanjut. PLN berkomitmen memberikan layanan terbaik demi kenyamanan warga selama Ramadan.(*)

26 Mei 2026
Pati, Batangan; Banjir yang merendam Desa Ketitangwetan selama tiga hari memicu ancaman kesehatan serius bagi warga Kabupaten Pati. Ratusan warga…

