pasfmpati.com, Pati ; Keluhan warga Pati soal kenaikan Pajak Bumi Bangunan P2 ditanggapi serius oleh Gubernur Jawa Tengah. Ahmad Luthfi meminta kepala daerah segera menjalin komunikasi terbuka dengan masyarakat terkait lonjakan pajak tersebut.
Menurutnya, pemerintah daerah wajib mengevaluasi kenaikan tarif PBB dengan memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat setempat.
“Saya minta semua kebijakan tidak memberatkan masyarakat karena prinsip utamanya adalah demi kepentingan bersama,” tegasnya.
Gubernur menyarankan dilakukan dialog terbuka dan penyampaian informasi yang merata melalui sosialisasi masif ke seluruh wilayah.
Dengan pendekatan ini, masyarakat diharapkan lebih paham tujuan dan alasan kebijakan yang sedang diberlakukan.Pihak kabupaten diminta menggandeng lembaga independen guna melakukan kajian kenaikan pajak secara objektif dan transparan. Kajian ini penting untuk mengetahui apakah kebijakan tersebut wajar dan sesuai dengan kemampuan masyarakat lokal.
“Segera lakukan brainstorming bersama warga agar keresahan tidak berkembang menjadi aksi yang merugikan daerah,” ujar Luthfi.
Ia juga menegaskan bahwa koordinasi antarpihak harus ditingkatkan agar kebijakan tidak menimbulkan gejolak sosial baru.(*)

6 Juli 2026
Pati, Kota; Harga daging sapi kini bertahan di kisaran Rp140 ribu per kilogram setelah sebelumnya berada pada angka Rp135 ribu…


