pasfmpati.com ; Fenomena maraknya demonstrasi masyarakat di beberapa daerah memicu gagasan strategis dari anggota DPR RI Firman Soebagyo.
Ia menilai perlunya pendidikan dan pelatihan di Lemhannas bagi calon kepala daerah guna memperkuat kemampuan kepemimpinan.
Menurut Firman, Lemhannas memiliki kapasitas dan pengalaman membentuk pemimpin tangguh melalui kurikulum kepemimpinan serta wawasan kebangsaan mendalam.
Program tersebut diharapkan mampu menyiapkan calon kepala daerah menghadapi kompleksitas tata kelola pemerintahan secara efektif dan berintegritas.
“Pendidikan seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter pemimpin yang visioner dan berorientasi kepentingan rakyat,” ujarnya.
Firman menegaskan bahwa pelatihan ini harus mencakup keterampilan manajemen, pengambilan keputusan, dan pemahaman hukum yang berlaku.
Manfaat pendidikan Lemhannas meliputi peningkatan kemampuan mengelola daerah, membangun kepemimpinan efektif, dan memahami regulasi secara komprehensif.
Dengan kompetensi tersebut, pemimpin diharapkan mampu merespons masalah daerah dengan solusi tepat dan berpihak pada masyarakat.
Firman juga menyoroti masalah politik dalam pilkada langsung yang kerap memicu konflik antara bupati dan wakil bupati.
Ketidakjelasan pembagian kewenangan sering menimbulkan saling jegal sehingga mengganggu stabilitas pemerintahan daerah secara keseluruhan.
“Pendidikan di Lemhannas dapat mengubah karakter calon kepala daerah agar memahami peran dan tanggung jawabnya,” kata Firman.
Ia percaya pemimpin yang terdidik akan mengedepankan kolaborasi ketimbang rivalitas demi kemajuan daerah.
Dengan pembekalan Lemhannas, calon kepala daerah diharapkan memiliki visi jangka panjang serta strategi pembangunan berkelanjutan.
Langkah ini dinilai penting demi menciptakan pemimpin daerah yang mumpuni, demokratis, dan berkomitmen pada kemajuan bangsa.(*)



