pasfmpati.com, Kota ; Workshop literasi digital dan keuangan keluarga resmi dibuka Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra pada Jumat pagi. Ia menegaskan momentum ini harus dimanfaatkan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas positif melalui konten yang mendidik.
Risma menjelaskan digitalisasi mampu menghadirkan peluang besar, termasuk peningkatan kesejahteraan keluarga melalui konten dakwah dan edukasi berbasis live streaming. “Kreator muda harus memanfaatkan teknologi, jangan biarkan citra Pati dibentuk pihak luar,” ujar Risma.
Ia juga membacakan pesan Bupati Pati yang menekankan pentingnya pengelolaan keuangan rumah tangga secara bijak di era digital. “Godaan konsumtif dan pinjaman ilegal bisa merusak keluarga bila tidak diantisipasi dengan perencanaan matang,” tulisnya.
Ketua MUI Pati, Prof Abdul Karim, menyoroti fenomena generasi muda lebih adaptif dalam penggunaan teknologi dibanding kalangan tua. “Kiai dan ulama perlu ikut berdakwah melalui smartphone, agar nilai-nilai Islam tetap mewarnai ruang digital,” ungkapnya.
Ia menambahkan, data global menunjukkan Indonesia menempati peringkat keempat pengguna smartphone terbesar dunia dengan angka 187 juta orang. “Ironis bila jumlah besar ini tidak digunakan memperkuat dakwah dan meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga,” jelas Abdul Karim.
Workshop ini menghadirkan narasumber lintas bidang untuk memberikan pemahaman praktis terkait strategi finansial sehat dalam menghadapi disrupsi informasi. Para peserta diharapkan mampu mengelola teknologi digital secara positif demi terwujudnya keluarga Pati yang berdaya dan sejahtera.(*)

Polsek Sukolilo berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antar kelompok pemuda Desa Wegil dan Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kab Pati. Petugas…


