Pati, Kota; Curah hujan ekstrem semalaman menyebabkan banjir meluas dan melumpuhkan aktivitas masyarakat Kabupaten Pati sejak Senin dinihari kemarin. Genangan setinggi satu meter merendam permukiman Ketitangwetan serta memutus akses transportasi warga menuju pusat perekonomian setempat sementara.
Suroso warga Desa Ketitangwetan Kec Batangan menyebut debit banjir terus meningkat setelah hujan deras mengguyur wilayah Batangan selama beberapa jam. “Banjirnya bertambah tinggi, ketinggian variasi antara lima puluh sentimeter sampai satu meter,” ujar Suroso.
Kepala BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo menyatakan banjir menerjang delapan desa pada tiga kecamatan terdampak sejak Senin pagi, 25 Mei 2026. Ia menjelaskan limpasan banjir berasal kawasan Pegunungan Kendeng serta kiriman air Gunung Muria menuju permukiman warga setempat.
“Jontro, Ngurenrejo, dan Ngurensiti masih tergenang dengan ketinggian mencapai tiga puluh sentimeter. Arus lalu lintas Gabus menuju Tambakromo tersendat akibat limpasan banjir yang menutup jalur penghubung antardesa sejak pagi” kata Martinus.
Martinus mengakui perubahan cuaca ekstrem menyulitkan pemerintah memetakan bencana meskipun BMKG sebelumnya memprediksi kekeringan tahun ini.(*)
25 Mei 2026
Pati, Kota; Satreskrim Polresta Pati mengungkap kasus penipuan bermodus janji kelulusan seleksi Akademi Kepolisian dengan nilai kerugian mencapai Rp1,5 miliar.…


