BLT DBHCHT Bantu Buruh Petani Tembakau

Pati, Tambakromo; Pemerintah Kabupaten Pati menyalurkan bantuan langsung tunai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau kepada ratusan buruh petani tembakau di Kecamatan Tambakromo. Penyaluran dipusatkan di Balai Desa Tanjungan Anom dengan jumlah penerima mencapai 204 orang buruh petani tembakau setempat.
Sekretariat DBHCHT Bagian Perekonomian Setda Pati, Bayu Hadi Nugroho, menjelaskan bahwa bantuan tahun ini disalurkan sekaligus dalam satu tahap penuh. “Untuk tahun ini memang untuk satu kali penyaluran sebesar Rp600.000 langsung ke virtual account masing-masing penerima. Biasanya dua tahap namun digabung karena kebijakan efisiensi transfer keuangan daerah dari Kementerian Keuangan,” ujarnya kepada wartawan.
Ketua Kelompok Tani Tembakau Desa Tambaharjo, Sarju, mengungkapkan petani tembakau menghadapi kesulitan pengairan akibat kemarau panjang selama satu setengah bulan terakhir. “Tembakau saat ini baru memasuki masa pemupukan kedua dengan usia sekitar satu bulan dan jumlah daun masih terbatas. Kondisi normal biasanya menghasilkan lebih dari sepuluh daun namun kekurangan air membuat pertumbuhan menjadi terhambat,” katanya.
Perwakilan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia wilayah Tambakromo, Ahmad Hasan, menyoroti lonjakan harga pupuk yang membebani biaya produksi petani tembakau. “Harga pupuk jenis ZA yang dulunya berkisar Rp220.000 kini melonjak hingga Rp450.000 untuk kemasan 50 kilogram. Kami sudah menyampaikan kepada PPL dari PT Sardana Rembang agar harga tembakau turut disesuaikan dengan kenaikan biaya produksi tersebut,” jelasnya.
Bayu menambahkan bahwa penerimaan cukai hasil tembakau Kabupaten Pati mengalami penurunan signifikan pada tahun ini akibat kebijakan nasional. Alokasi murni yang diterima dari Kementerian Keuangan hanya sebesar 9,5 miliar rupiah meski produksi tembakau daerah tetap meningkat setiap tahunnya.
Sarju menambahkan bahwa kelompok taninya menerapkan sistem pengolahan tembakau terpusat untuk menjaga kualitas hasil panen anggota. “Proses perajangan dan penjemuran tembakau para petani dikumpulkan menjadi satu komando di gudang milik saya sendiri. Cara ini memudahkan pengawasan teknik perajangan dan penjemuran agar hasil tembakau tetap maksimal,” ungkapnya.
Ahmad Hasan juga menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program bantuan tunai bagi buruh tani tembakau di wilayahnya sejak tahun 2024. “Program BLT DBHCHT ini sangat membantu buruh petani tembakau menghadapi tingginya biaya produksi setiap musim tanam. Kami berharap pemerintah turut memperhatikan stabilitas harga jual tembakau bagi para petani mitra,” tuturnya.
Selain bantuan tunai, pemerintah daerah turut menyediakan bantuan pupuk, alat perajang tembakau, serta pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi petani tembakau. Pemerintah Kabupaten Pati juga mengajak masyarakat ikut memberantas peredaran rokok ilegal yang masih marak beredar di wilayah tersebut.(Iks

Kontributor :

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial