Gus Lutfiillah Aufa Memahami Nilai Ta’awun dalam Program JKN, Direnbang BPJS Kesehatan

Rembang, Kota;   Momentum Hari Santri Nasional menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dan lingkungan pondok pesantren dalam mendukung pembangunan kesehatan. Hal tersebut mewarnai kunjungan Direktur Perencanaan dan Pengembangan (Direnbang) BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati, ke Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Kabupaten Rembang, Kamis (22/10/2026). Kunjungan tersebut didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, beserta jajaran.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, KH. Agus Lutfillah Aufa, yang akrab disapa Gus Lutfi, menjelaskan bahwa dirinya pernah mempertanyakan mekanisme Program JKN dari perspektif fikih, terutama mengenai kemungkinan adanya unsur qimar atau perjudian. Setelah mempelajari mekanisme program tersebut lebih mendalam, ia memahami bahwa prinsip gotong royong dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengandung nilai ta’awun atau saling menolong antarpeserta.
“Dari awal, seseorang yang memberikan kontribusi setiap bulan itu memiliki semangat tolong-menolong. Kalau kita sehat, alhamdulillah, tetapi kalau ada peserta lain yang membutuhkan pelayanan kesehatan, berarti kontribusi kita ikut membantu mereka yang sedang sakit,” jelas Gus Lutfi.
Ia menilai semangat saling membantu tersebut sejalan dengan ajaran Islam yang mendorong umat untuk bekerja sama dalam kebaikan. Prinsip ini sebagaimana terkandung dalam Surat Al-Ma’idah ayat 2, yang mengajarkan pentingnya tolong-menolong dalam kebajikan dan ketakwaan.
“Wa ta’awanu ‘alal birri wat-taqwa, saling menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Menurut saya, nilai ta’awun ini memiliki cakupan yang luas dan dapat menjadi salah satu landasan untuk memahami semangat gotong royong dalam Program JKN,” ungkapnya.
Sementara itu, Sutopo Patria Jati menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Rembang merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke sejumlah daerah. Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, ia berharap para santri dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan dan kemajuan bangsa Indonesia.
“Semoga dengan Hari Santri ini, seluruh kekuatan santri bisa memberikan kontribusi nyata kepada pembangunan kesehatan maupun pembangunan secara keseluruhan di Indonesia. Semoga para santri dapat turut mendukung kemajuan dan kemakmuran bangsa ini,” tutur Sutopo.
Ia juga berharap sinergi antara BPJS Kesehatan dan lingkungan pesantren dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kesehatan. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama, Program JKN diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk para santri dan keluarga besar pondok pesantren.
“Kunjungan ini merupakan momentum untuk mempererat hubungan antara BPJS Kesehatan dan lingkungan pesantren dalam mendukung pembangunan kesehatan. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, saya berharap nilai kepedulian dan semangat saling membantu semakin kuat dalam mewujudkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kontributor :

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial