pasfmpati.com, Pati Kota : Kabupaten Pati saat ini sedang bersiap menghadapi penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2023. Bukan hanya pemerintah saja, PKK maupun Fatayat NU juga akan turut berperan menghadapi penilaian ini.
Diwawancara usai mengikuti rapat persiapan penilaian APE 2023, di ruang rapat Pragola Setda Pati, Selasa (26/9/2023), Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pati, Faiza Henggar mengatakan, pemberian anugerah Parahita Ekapraya merupakan penghargaan dari pemerintah pusat untuk pemerintah kabupaten/kota. Utamanya terhadap kepedulian pemberdayaan perlindungan pembedaan perempuan dan perlindungan anak.
“Jadi untuk Kabupaten Pati sendiri, karena di tahun sebelumnya sudah meraih predikat Madya harapannya nanti di tahun 2023 ini bisa mendapat predikat utama. Jadi kita ada target untuk ini. Tapi harapannya kalau saya melihat di Kabupaten Pati ini memang sudah sesuai sudah sesuai dengan indikator-indikator tetapkan dalam anugerah Parahita Eka Praya,” katanya.
Koordinator Bidang Advokasi, Politik dan Hukum PC Fatayat NU Pati Umdah El Baroroh mengatakan pihaknya mendukung target-target yang telah dicanangkan Kabupaten Pati. Pasalnya, pemerintah kabupaten telah berkomitmen untuk mengkampanyekan kesetaraan gender di berbagai sektor kehidupan.
“Alhamdulillah beberapa kali sudah mendapatkan penghargaan APE. Ya ini berupaya untuk meningkatkan lagi. Artinya di Pati punya upaya yang serius tetapi kalau saya mengharapkan ini upaya peningkatan ini tidak hanya berhenti pada meraih penghargaan. Tetapi juga memang serius mewujudkan pada program nyata yang berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat yang memang adil gender di tingkat Pati,” tuturnya.
Ada beberapa indikator penilaian untuk pencapaian anugerah tersebut diantaranya komitmen, kebijakan, kelembagaan, sumberdaya, tool/alat, data terpilah dan peran masyarakat. Semua indikator penilaian yang menjadi prasyarat Pengarusutamaan Gender (PUG), di Kabupaten Pati semuanya sudah terpenuhi.(*)



