pasfmpati.com, Pati Kota : Sebanyak 225 warga Kabupaten Pati menerima santunan kematian dari pemerintah kabupaten. Santunan senilai Rp1 juta per ahli waris tersebut, langsung ditransfer melalui rekening. Penyerahan santuan kematian itu berlangsung di Ruang Rapat Pragola Setda Pati, Rabu (8/11/2023).
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Indriyanto mengatakan, santunan kematian tahap ketiga diserahkan tersebut senilai Rp225 juta kepada 225 ahli waris almarhum/almarhumah. Santunan ini, berdasar Peraturan Bupati Nomor 80 tahun 2017 tentang pedoman pelaksanaan pemberian bantuan sosial yang bersumber dari APBD.
“Sasaran kegiatan adalah penduduk miskin yang tidak mampu yang merupakan ahli waris dari almarhum/almarhumah yang mengalami musibah kematian. Kemudian besaran bantuan kematiannya Rp1 juta diberikan secara non tunai, dengan ditransfer ke rekening virtual account masing-masing, yang sudah diusulkan oleh Dinsos P3AKB kepada Bank Jateng,” katanya.
Para penerima santunan kematian tahap III ini, kata Indriyanto, berasal dari Kecamatan Cluwak, Dukuhseti, Gabus, Gembong, Gunungwungkal, Jaken, Juwana, Margorejo, Margoyoso, Pati, Pucakwangi, Tayu, Tlogowungu,Trangkil, dan Kecamatan Wedarijaksa.
Sementara itu, Pj Bupati Henggar Budi Anggoro berharap, para penerima santunan kematian tersebut, untuk dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Mudah-mudahan apa yang Bapak/Ibu nanti akan terima bisa dapat digunakan untuk kepentingan yang lain. Saya sampaikan juga angka itu tidak ada potongan apapun, jadi panjenengan semua terima secara utuh dan mudah-mudahan bisa digunakan sebaik-baik,” kata Henggar Budi Anggoro.
Pemerintah Kabupaten Pati mengalokasikan anggaran untuk santunan kematian pada 2023 ini, secara keseluruhan senilai Rp1 milyar. Ini bersumber dari Pos Belanja Tak Terduga APBD Kabupaten Pati. Sebelumnya santuan kematian tahap I diserahkan kepada 142 ahli waris, tahap II untuk 292 ahli waris.(*)

2 Juli 2026
Pati, Kota; Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.…


