pasfmpati.com, Pati Kota : Prestasi Pemerintah Kabupaten Pati di pentas nasional, dalam penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya tahun ini, gagal mempertahankan kategori. Kabupaten Pati yang sebelumnya meraih kategori Madya turun dengan kategori Pratama.
Diwawancara di kantornya, Rabu (20/12/2023), Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3A dan KB) Pati Indriyanto mengatakan, faktor yang mempengaruhi pencapaian tahun ini yang turun disbanding tahun sebelumnya, terkait rencana aksi daerah yang baru teranggarkan pada tahun ini.
“Sehingga untuk ke depan memang harus ada rencana aksi daerah itu mutlak harus ada, yang merupakan domain Bappeda dan didukung oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Dan kedepan memang harus ada rencana aksi daerah,” katanya.
Indriyanto mengakui, penilaian penghargaan Anugerah Prahita Ekapraya (APE) tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini. Lebih detail dan menggunakan indikator lebih banyak.
“Kita sudah berkolaborasi dengan semua pihak dan semua hal kaitannya dengan aspek domain kebijakan rencana aksi daerah ini memang belum. Sehingga itu mau tidak mau ya harus kita lengkapi, khususnya yang rencana aksi daerah itu,” tegasnya.
Kepala Disos P3A dan KB Indriyanto mengatakan, tim Pemkab Pati yang menangani program lomba dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI, segera mengevaluasi. Setelah itu, tim bisa membenahi dan memenuhi kekurangan yang terjadi saat ini.
Penyerahan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya tahun ini, secara daring oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Bintang Puspayoga secara daring, Selasa (19/12/2023) malam.(*)

2 Juli 2026
Pati, Kota; Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.…


