pasfmpati.com, Kota ; Program Makan Bergizi (MBG) dinilai memerlukan inovasi pengelolaan agar lebih efektif sekaligus dekat dengan masyarakat. Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menekankan pentingnya pelibatan PKK sebagai garda pengelola utama.
Menurut Firman, pengelolaan MBG oleh ibu-ibu PKK dapat meningkatkan efektivitas sekaligus memperkuat kontrol di tingkat kecamatan. Ia menilai, kedekatan PKK dengan masyarakat memberi peluang besar menciptakan program yang tepat sasaran.
“Dengan melibatkan PKK, program MBG bisa lebih mudah dijangkau dan sesuai kebutuhan anak-anak,” ujar Firman Soebagyo. Ia menambahkan, pengalaman PKK dalam mengelola kegiatan sosial menjadi modal kuat untuk mengoptimalkan program tersebut.
Selain PKK, Firman juga mendorong kolaborasi dengan organisasi Persit dan Bhayangkari untuk memperkuat implementasi MBG. “Kerja sama ini akan memperluas sumber daya, meningkatkan kualitas makanan, dan memperkuat keberlanjutan program,” jelasnya.
Ia mengingatkan, keberhasilan program bergantung pada kapasitas, koordinasi, serta dukungan anggaran yang memadai dari semua pihak. “Tanpa sumber daya cukup, efektivitas program akan terhambat dan tujuan peningkatan gizi sulit tercapai,” kata Firman.
Firman menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program formalitas, tetapi gerakan bersama untuk membangun generasi sehat dan kuat. Ia berharap pengelolaan berbasis masyarakat ini dapat menjadi solusi jangka panjang bagi ketahanan pangan nasional.(*)

Pati, Margorejo; Pegawai PPK 32 melakukan pemeliharaan rutin di Jalan Lingkar Sukokulon, Margorejo, Kabupaten Pati, untuk menjaga kondisi jalan nasional…


