Melon Muktiharjo, Magnet Wisata Baru

pasfmpati.com, Margorejo; Seorang petani milenial di Pati membuktikan pertanian modern mampu tumbuh lewat usaha melon berbasis teknologi sederhana hari ini. Kiprah tersebut menarik perhatian warga sekitar hingga pembeli dari luar daerah yang datang langsung melihat kebun melon itu.
Adalah Hizkia Eben Haezer petani milenial berusia 24 tahun, alumnus Studi Agroteknologi Universitas Sebelas Maret (UNS). Awalnya ia membuat kebun sayur rumahan sebelum beralih penuh membudidayakan melon secara mandiri. “Saya memilih Pati sebagai tempat budidaya, karena intensitas matahari tinggi sehingga tanaman melon tumbuh optimal sepanjang hari pada musim kemarau panjang. Ini melon varietas golden topaz dan dalmasian yang masih jarang dibudidayakan petani lokal, sehingga pangsa pasarnya masih luas,” katanya. Dalam setahun ia memanen 6 hingga 7 kali dengan hasil ratusan buah setiap siklus panen yang terjadwal rutin. Ia memasarkan melon seharga Rp35 ribu/buah dan selalu habis dalam waktu penjualan singkat. Sunaryo warga Kudus mengaku terkejut melihat kualitas melon, yang mengundang rasa penasaran untuk mencicipi. Ia mengaku baru pertama melihat langsung kebun melon tersebut setelah mendapat kabar dari kerabatnya yang tinggal di Pati. “Waah ini bagus, buahnya besar besar, rasanya manis. Nggak kecewa petik buah melon di sini,” katanya Hizkia menerapkan sistem vertigasi tetes bermedia cocopeat untuk menjaga suplai nutrisi tanaman stabil sepanjang fase pertumbuhan generatif optimal. Dia juga sedang menyiapkan prototipe sayur selada dan pakcoy untuk pengembangan usaha berikutnya” di lahan samping rumah.(*)

Kontributor :

Desember 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial