Pati, Kota; Anggota DPR RI Firman Soebagyo menanggapi sorotan publik tentang melemahnya fungsi pengawasan dewan akhir-akhir ini. Menurutnya, DPR tetap menjalankan tiga fungsi utama secara konsisten yaitu pengawasan, anggaran, dan legislasi.
“Presiden telah mengingatkan seluruh anggota DPR dan MPR menjalankan fungsi pengawasan melekat,” ujar Firman, Kamis (28/5/2026). Firman menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemerintah tetap berjalan sesuai amanat konstitusi negara kesatuan Republik Indonesia.
Ia mengingatkan kembali pesan Presiden RI dalam Sidang Paripurna DPR RI saat penyampaian pendahuluan nota keuangan. Fungsi pengawasan itu penting untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan dan pelaksanaan anggaran negara.
“Sebagai wakil rakyat, kita harus bicara dan berani bicara untuk kebenaran,” tegas legislator dari Dapil Jawa Tengah III tersebut. Firman menilai partai koalisi maupun oposisi harus berani bersikap kritis, objektif, dan profesional.
“Masih terjadinya penyalahgunaan anggaran di Kementerian dan Lembaga yang tidak sesuai prosedur dan mekanisme,” katanya. Firman menyebut banyak kebutuhan masyarakat belum terpenuhi sementara anggaran diselewengkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Sebagai partai pengusung, kita harus mengawal pemerintahan dan berani menyampaikan mana yang salah,” ujarnya. Firman menegaskan Partai Golkar memiliki tanggung jawab moral mengawal jalannya pemerintahan dengan kritik objektif.
“Korupsi masih terjadi di mana-mana dan nasib guru juga masih banyak yang belum jelas,” katanya. Firman menilai berbagai persoalan itu bisa menjadi bom waktu jika tidak segera dibenahi secara menyeluruh.(*)

28 Mei 2026
Pati, Kota; Anggota DPR RI Firman Soebagyo menanggapi sorotan publik tentang melemahnya fungsi pengawasan dewan akhir-akhir ini. Menurutnya, DPR tetap…


