pasfmpati.com, Juwana; Ratusan warga memadati halaman Klenteng Tjong Hok Bio sejak pagi untuk membeli kebutuhan pokok bersubsidi yang diselenggarakan Klenteng Hok Tik Bio Pati. Panitia Penyelenggara menyediakan 600 paket sembako dengan harga jauh di bawah pasaran umum.
Kegiatan ini menyasar masyarakat terdampak banjir di Desa Tluwah Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Panitia menjual minyak goreng, gula pasir, dan sirup dengan selisih harga lima hingga enam ribu rupiah.
Mulika, warga setempat, mengaku proses pembelian berlangsung tertib dengan satu jalur antrean terarah. “Pembeli ini prosesnya satu ya, jadi tertib dan tidak saling dorong,” ujar Mulika.
Ia mengatakan membeli minyak, gula, dan sirup untuk kebutuhan berbuka puasa bersama keluarganya. “Harganya lumayan sangat murah, beda sekitar lima sampai enam ribu dibanding di luar,” kata Mulika.
Ketua Klenteng Hok Tik Bio Pati, Eddy Siswanto, menyatakan kegiatan ini digelar bersama relawan dan sejumlah pihak terkait. “Kami mengadakan pasar murah yang betul-betul murah untuk masyarakat pascabanjir,” ujar Eddy.
Ia menegaskan panitia sengaja menekan harga dan menanggung sebagian kerugian demi membantu warga kecil. “Harganya pasti murah karena kami rugikan banyak gunanya untuk masyarakat supaya bisa berlebaran,” kata Eddy.
Eddy menjelaskan pasar murah bertepatan dengan momen Cap Go Meh yang menandai berakhirnya rangkaian kegiatan tahun baru. “Nanti malam kami juga mengadakan makan lontong bersama masyarakat untuk berbuka puasa,” ujarnya.
Panitia memastikan distribusi 600 paket berjalan merata dengan pengawasan bersama aparat setempat. Eddy berharap warga Desa Tluwah dan sekitarnya dapat menyambut Lebaran dengan kondisi ekonomi lebih ringan.(*)

2 Juli 2026
Pati, Kota; Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.…


