Rakyat Pati Rancang Aksi Besar Berjilid

Pati, Kota; Ketua Pelaksana Pati Ora Sepele Harno mengumumkan rangkaian kegiatan tersebut akan dimulai pada Senin, 10 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi pernyataan sikap di Pengadilan Tipikor Semarang terkait perkara hukum Bupati nonaktif Pati Sudewo.
“Kami akan hadir di Pengadilan Tipikor Semarang untuk menyampaikan pernyataan sikap terkait perkara hukum Bupati nonaktif Pati Sudewo. Masyarakat Pati mendukung penuh proses pemberantasan tindak pidana korupsi yang sedang diadili di pengadilan tersebut,” ujar Harno, saat konferensi pers di depan halaman Setda Pati, Jumat, 7 Agustus 2026.
Harno menegaskan pihaknya turut mendorong pemerintah pusat segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset bagi pelaku tindak pidana korupsi. Ia menilai praktik korupsi selama ini telah merampas hak-hak dasar rakyat secara nyata dan berkelanjutan.
Rombongan massa aksi ke Semarang direncanakan menggunakan dua unit bus dengan jumlah peserta sekitar seratus orang. Harno menyebut keikutsertaan warga dalam aksi tersebut merupakan bagian sah dari praktik demokrasi yang dijamin konstitusi.
“Kami akan tetap mengedepankan sikap-sikap kedewasaan selama menjalankan seluruh rangkaian aksi tersebut. Kami juga akan mengusahakan menghindari benturan-benturan yang berpotensi terjadi sesama masyarakat di lapangan,” tutur Ketua Pelaksana Aksi.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada 11 Agustus 2026 berupa forum urun rembuk terkait isu agraria dan lingkungan di Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak. Forum tersebut rencananya akan dihadiri Indonesia Human Rights for Social Justice yang fokus pada isu hak asasi manusia.
Forum urun rembuk tersebut juga akan dihadiri perwakilan DPRD Pati dan Dewan Pimpinan Nasional partai terkait. Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada siang hari tanggal 12 Agustus 2026 dengan tema berbeda.
“Kami akan mengadakan forum urun rembuk warga terkait kebijakan pemerintah Pati tentang ketimpangan sosial dan hukum. Forum tersebut juga membahas pengawasan penyelenggaraan pemerintahan yang bebas dari korupsi serta transparan kepada publik,” pungkasnya.
Forum tersebut turut mengundang Aliansi Petani Indonesia, Indonesia Corruption Watch, dan lembaga Selaras yang fokus pada isu tata negara. Pihak penyelenggara juga mengundang Plt Bupati Pati beserta jajaran perwakilan DPRD untuk hadir langsung.
Malam harinya digelar panggung rakyat berisi pernyataan sikap, puisi, stand up comedy, dan parade band sebagai bentuk refleksi perjuangan. Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup pada 13 Agustus 2026 di Alun-alun Kabupaten Pati.(*)

Kontributor :

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial