Bobol Sekolah, Dua Pencuri Elektronik Dibekuk Polisi

Pati, Kota; Polresta Pati mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar fasilitas pendidikan di wilayah Kecamatan Pati baru-baru ini.
Pengungkapan tersebut mengakhiri pelarian dua terduga pelaku yang diduga membobol ruang guru sekolah dasar setempat.
Kasus itu terungkap setelah pihak SD Negeri 2 Mulyoharjo melaporkan hilangnya sejumlah perangkat elektronik sekolah.
Laporan tersebut mendorong polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan menyelamatkan barang bukti.
Kapolsek Pati IPTU Heru Purnomo mengatakan petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.
Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan petunjuk penting untuk mengidentifikasi pelaku pencurian tersebut.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya identitas para pelaku berhasil diketahui,” ujarnya.
Proses penyelidikan kemudian mengarah kepada dua pria yang diduga kuat terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Korban dalam perkara ini merupakan kepala sekolah berinisial P yang bertugas di SD Negeri 2 Mulyoharjo.
Sementara saksi awal yang mengetahui kejadian berasal dari penjaga kantin dan penjaga sekolah setempat.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan AS berusia dua puluh empat tahun dan ADF berusia lima belas tahun.
Keduanya diduga bekerja sama menjalankan aksi pencurian dengan menyasar perangkat elektronik yang tersimpan didalam sekolah.
“Para pelaku masuk dengan cara merusak akses masuk dan membuka tempat penyimpanan perangkat elektronik,” kata Heru.
Setelah berhasil menguasai barang sasaran, pelaku kemudian membawa kabur seluruh hasil curian dari lokasi kejadian.
Tim Reskrim akhirnya menangkap kedua terduga pelaku di kawasan Dukuh Karangdowo, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati.
Penangkapan berlangsung dini hari setelah polisi mengantongi informasi mengenai keberadaan para pelaku sebelumnya.
Petugas kemudian mengamankan barang bukti berupa satu unit proyektor dan enam unit laptop berbagai merek.
Barang elektronik tersebut terdiri atas merek HP, Lenovo, ASUS, Samsung, serta DAC milik sekolah terdampak.
Polisi memperkirakan kerugian akibat pencurian tersebut mencapai sekitar dua puluh dua juta rupiah keseluruhan.
Nilai kerugian tersebut dinilai cukup besar karena menyangkut sarana pendukung kegiatan belajar mengajar siswa.
Kapolsek Pati menegaskan penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam perkara tersebut sekarang.
“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” pungkas Heru.(*)

Kontributor :

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial