Yuk Terapkan Gaya Hidup Sehat, Pekerja Perlu Waspadai Ancaman Penyakit Tidak Menular

Rembang, Kota; BPJS Kesehatan menggelar kegiatan Company Gathering dengan tema “Mewujudkan Pekerja Sehat dan Produktif Melalui Jaminan Kesehatan Berkualitas”, Rembang, Rabu (17/06). Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi para pekerja dan perusahaan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai modal utama dalam mendukung produktivitas kerja yang berkelanjutan.
Menghadirkan narasumber dokter spesialis penyakit dalam, dr. Yongki, kegiatan tersebut membahas berbagai tantangan kesehatan yang dihadapi pekerja di era modern. Dalam paparannya, Yongki menegaskan bahwa kesehatan dan produktivitas merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
“Pekerja yang sehat akan lebih fokus, produktif, dan mampu bekerja secara berkelanjutan. Sebaliknya, berbagai kebiasaan yang kurang sehat seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tidak seimbang, kurang tidur, hingga stres yang tidak terkelola dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit,” jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa perubahan gaya hidup masyarakat modern turut berkontribusi terhadap meningkatnya kasus Penyakit Tidak Menular (PTM). Menurutnya, penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, kanker, dan gangguan pernapasan kronis kini menjadi ancaman serius bagi kelompok usia produktif.
“Banyak pekerja yang tidak menyadari tanda-tanda awal gangguan kesehatan. Cepat lelah, sering haus dan buang air kecil, tekanan darah tinggi, sakit kepala berulang, sulit tidur, hingga nyeri punggung sering kali dianggap hal biasa, padahal bisa menjadi sinyal awal adanya masalah kesehatan yang perlu diperhatikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yongki juga mengajak peserta menerapkan perilaku hidup sehat melalui konsep CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan gizi seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres.
“Padahal, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki saat istirahat, menggunakan tangga, melakukan peregangan di sela pekerjaan, hingga rutin berolahraga dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh dan membantu menurunkan risiko berbagai penyakit,” ujar Yongki.
Selain aktif bergerak, Yongki menekankan pentingnya menjaga pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi sayur dan buah, mencukupi kebutuhan protein, serta membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak. Tidak kalah penting, pekerja juga perlu memastikan waktu tidur berkualitas selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam.
“Tidur yang cukup membantu meningkatkan konsentrasi, menjaga kestabilan emosi, memperbaiki metabolisme tubuh, serta menurunkan risiko berbagai penyakit kronis,” katanya.
Lebih lanjut, Yongki mengingatkan peserta untuk mewaspadai hipertensi dan diabetes yang banyak menyerang kelompok usia produktif.
“Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena sering kali tidak menimbulkan gejala, tetapi diam-diam dapat merusak jantung, otak, dan ginjal. Selain itu, diabetes juga perlu diwaspadai karena penyakit ini dapat berkembang secara perlahan dan menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak terdeteksi serta tidak ditangani sejak dini,” ujar Yongki.
Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan merupakan langkah terbaik untuk menghindari berbagai penyakit tersebut. Dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta mengelola stres dengan baik, pekerja dapat menjaga kualitas kesehatan dan produktivitasnya dalam jangka panjang.
“Menjaga kesehatan bukan hanya untuk menghindari penyakit, tetapi juga sebagai investasi agar kita tetap produktif, memiliki kualitas hidup yang baik, dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal,” tutup Yongki.(*)

Kontributor :

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial