Anjlok, Peternak Pati Geruduk Pemkab Pati

Pati, Kota; Harga pakan yang terus melonjak memperberat tekanan ekonomi yang dialami peternak ayam mandiri di berbagai kecamatan Kabupaten Pati. Puluhan peternak melampiaskan amarah dengan memecahkan telur ke gedung Pemkab dan melepas ayam di halaman Setda Pati.
Dwi Agus Siswanto selaku koordinator aksi menyampaikan bahwa anjloknya harga telur dan naiknya harga pakan menjadi pemicu utama demonstrasi tersebut. Ia menjelaskan situasi yang dihadapi peternak semakin sulit akibat ketimpangan biaya produksi dan harga jual di pasaran.
“Harga pakan terus naik sementara harga telur di tingkat peternak justru anjlok jauh di bawah biaya produksi. Kondisi ini membuat peternak mandiri semakin terjepit dan terancam gulung tikar,” ujar Dwi Agus di sela aksi depan Kantor Bupati Pati, Senin, 10 Agustus 2026.
Para peternak mendesak pemerintah menurunkan harga pakan sekaligus menaikkan harga jual telur dan daging ayam demi kelangsungan usaha mereka. Penghapusan praktik monopoli impor bahan baku pakan turut disuarakan sebagai tuntutan mendesak untuk menekan beban produksi peternak.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menemui massa aksi secara langsung dan menanggapi keluhan soal jatuhnya harga telur di pasaran. Ia menyampaikan sejumlah langkah konkret yang akan segera ditempuh pemerintah daerah untuk meredam gejolak tersebut.
“Kami akan mengarahkan seluruh SPPG di wilayah Pati untuk membeli telur produksi peternak lokal guna mendongkrak harga jual. Persoalan harga pakan yang membebani peternak juga akan kami teruskan kepada pemerintah pusat,” tegas Risma di hadapan massa aksi.
Pemkab Pati turut menjadwalkan pertemuan lanjutan antara peternak, pengelola SPPG, dan pihak terkait paling lambat pada 31 Agustus mendatang. Massa aksi akhirnya membubarkan diri setelah mendengar komitmen penanganan yang disampaikan langsung oleh Plt Bupati Pati.
Meski demikian, para peternak tetap mengancam akan kembali turun ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar. Ancaman itu muncul apabila harga telur di tingkat peternak tidak kunjung menunjukkan perbaikan dalam waktu dekat.(*)

Kontributor :

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial